Mimpi

Seberapa jauh pengalaman seseorang akan mempengaruhi seberapa jauh pula pandangannya terhadap sesuatu. Pun dengan cita-cita. Mulai kecil sampai bertumbuh, keinginan anak-anak akan berubah seiring dengan pengalaman dan kenyataan yang dihadapi.

Bagiku, ketika masih usia awal belasan, penyiar radio adalah tujuan hidup gw. Mungkin karena waktu keluarga gw ga punya TV. Hanya ada radio yang setia menemani. Penyiar radio yang selalu terdengar ceria dan bahagia membuat  jw berpikir “oke, gw harus jadi penyiar radio”.

Waktu berlalu dan keinginan pun berubah. Gw mau jadi teller bank.. Kenapa? Karena waktu kayaknya enak jadi teller, pegang duit tiap hari, pakaian necis, kerjaannya di kantor.

Lalu berubah lagi jadi pengen jadi pegawai hotel cuma karena suka aja bisa kerja di hotel atau resort mewah.

Sayangnya semua itu hanya sekedar mimpi. Kondisi keluarga  gw ga memungkinkan kalau mau kuliah. Mau ga mau gw harus cari beasiswa. Dan rata rata kalau mau beasiswa kebanyakan dari anak IPA. Oke fix. Gw harus masuk SMA jurusan IPA walaupun gw pecinta sejarah dan geografi.

Untungnya waktu itu kakak kelas gw cerita tentang sekolah kedinasan. Oke ini jalan gw. Singkat cerita masuklah gw ke kampus gw yang di Bintaro.

Waktu berlalu dan gw pun sudah kerja. Dipikir pikir kerjaan gw ga jauh jauh dari mimpi gw dulu. Mirip teller iya walau ga pegang duit.

Kadang kayak penyiar radio karena tugas  gw untuk menjawab telepon dan announcer kalau ada hal yang perlu diumumkan ke rekan kerja. Dulunya pengen jadi pegawai hotel karena bisa kerja di hotel atau villa sekarang sudah bisa jalan jalan semau sendiri. Dan yang paling bikin gw seneng adalah kesenengan gw akan geografi dan sejarah jadi bisa terpuaskan karena bisa jalan jalan.

Well. Hidup memang susah ditebak. Kita bisa berencana tapi Alloh lah yang memberi jalan takdir kita masing-masing.

Bekerja sesuai passion memang menyenangkan kalau tidak sesuai passion maka jadikanlah.

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s