Beli Buku Tapi Malas Bacanya

Di suatu waktu ketika ngemall di Kalibata Plaza saya mampir ke Gramedia, yah kebiasaan dari sejak kuliah dulu. Bedanya kalau dulu niat ke Gramedia emang mau baca buku, mau beli ga punya duitnya. Lalu lihat lihat sekilas buku buku yang ada di rak. Beberapa genre buku menarik perhatian saya, sama sih kayak dulu sih, buku traveling, sejarah atau buku buku tentang adventure karya Dawn Brown.

Khusus untuk buku Dawn Brown saya memang dulu suka padahal tebal halaman bukunya bisa buat gebuk maling.

“Dulu bisa kok baca, sekarang juga pasti bisa” pikir saya.

Lalu tanpa mikir panjang bet bet bet dapatlah beberapa buku ada buku Inferno, Toefl dan buku sejarah tentang Piramida/Firaun. Lalu bayar ga pakai mikir mikir lagi kayak dulu, Alhamdulillah.

Beberapa waktu kemudian

Di sela waktu luang  di kosan, saya ambil buku baru itu. Plastiknya kulepas. “Kayaknya menarik ini”. Lalu mulai saya buka halaman pertama…kedua…ketiga…dst.

Tiba tiba saya terbangun dari tidur. Buku Inferno yang tadi saya baca sudah sudah tergeletak di lantai samping kasur. Saya buka lagi…lalu kutaruh lagi. Kenapa saya jadi ga bisa larut dalam narasinya Dawn Brown, padahal di buku buku yang dulu saya bisa asik seharian baca sampai tuntas. Ini ga lebih dari 5 halaman saya sudah tepar.

Begitu pula dengan dua buku lainnya hanya sempet baca beberapa halaman awal dan ga berselera melanjutkan padahal dulu saya adalah kutu buku stadium empat.

Mungkinkah saya lelah?

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s