Pengalaman Memperpanjang Paspor menjadi ePaspor di Kanim Jakarta Selatan

Tahn 2018 ini, paspor saya yang saya buat di Makassar dulu sudah kadaluarsa tepatnya di bulan April kemaren. Sebenarnya paspor di bawah 6 bulan juga sudah tak bisa kemana mana karena rata rata syarat bisa masuk negara lain kalau masih di atas 6 bulan belum habis masa berlaku. 

Paspor sedikit beda dengan KTP atau SIM. KTP tepatnya eKTP sekarang berfungsi seumur hidup kecuali ada perubahan data. SIM bisa diperbarui sebelum tanggal terakhir masa berlaku. Kalau paspor mau sudah lewat juga gapapa untuk paspor yang dibuat di atas tahun 2009.

Nah karena kebetulan kemaren saya ada waktu senggang jadi saya memutuskan untuk ngurus paspor saya toh Kanim Jakarta Selatan terhitung dekat banget dari kantor saya di Kalibata. 

Nah kalau syarat syarat ngurus paspor serta info tentang epaspor saya ambil dari IG Kanim Jaksel sebagai berikut:

Jadi intinya adalah 

1. Ambil kuota di aplikasi Antrian Paspor Online. 

Ambilnya bisa di hari Minggu. Kemaren awalnya sempet kesel karena penuh terus apalagi liat komen di Google Market kok pada marah marah karena antrian. Tambah suudzon lah saya. Ternyata karena saya miss-informasi. Setelah buka IG dan Twitter Kanim Jaksel baru tahu kalau ambil antriannya tiap Minggu dibuka. Saya sempat lupa mau ambil no tapi kebetulan suatu Sabtu saya ga bisa tidur sampai tengah malam. Iseng iseng buka Antrian Kuota malah dapat. Nanti dapat form gini di aplikasi. Bisa ditunjukan waktu datang di hari H. Bisa juga cukup nunjukin barcode di handpone.

2. Bawa dokumen persyaratan

Karena saya hanya mau memperpanjang jadi cukup bawa paspor lama saya ektp, keduanya difotokopi dalam A4 ga usah dipotong. 

3. Datang ke Kanim yang dipilih sesuai jadwal

Ambil no antrian sesuai waktu kedatangan (antrian online hanya untuk ambil kuota, antrian hari H tergantung siapa yang duluan datang). Saya dapat no 35 dipanggil menit ke 45 lumayan cepat karena loketnya ada banyak. Bagi lansia/anak anak ada loket khusus, bagi yang paspor hilang juga ada loket khusus. 

Filter pertama, dicekin apa aja yang mesti disiapin.

Depannya loket berjejer

Antrian mau wawancara dan foto

4. Wawancara dan foto 

Proses ini sekitar 5 menit sudah selesai. Kita dikasih form tanda terima dengan no MPN untuk bayar biaya. Karena di lantai 1 Kanim Jaksel ada loket BRI jadi saya bayar langsung disitu. Biaya epaspor Rp655.000.

5. Ambil paspor. 

Sebenarnya cukup 7 hari kerja untuk epaspor tapi karena kerjaan saya kadang ga bisa ditinggal jadi baru 2 minggu kemudian saya ambil paspornya. Saya datang sekitar jam 11.00 dapat antrian 153 sedangkan yng dipanggil masih awal 80an jadi sekitar 70 lagi, eh kurang 5 menit sebelum saya dipanggil masuk jam istirahat jadi harus nunggu 12.30 buka lagi counternya.

Antrian pengambilan paspor

Sudah hanya gitu aja. Simpel ga usah pakai calo juga sangat mudah. Oiya tadinya saya mau minta tambah nama bapak buat nama ketiga kali aja nanti ada rencana umrah jadi sudah tiga nama sesuai syarat tapi kalau mau gitu harus bawa rekomendasi biro umrahnya. Jadinya saya skip yang ini.

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s