Kepiting Cak Gundul Sidoarjo

Pada suatu kesempatan saya jalan-jalan ke Malang di awal tahun 2013, teman saya –Rino dan Kharis- menunjukan tempat makan di daerah Sidoarjo yaitu Kepiting Cak Gundul. Hanya waktu itu entah kenapa kami tak jadi mampir. Belum jodoh sepertinya lidah ini untuk mengecap makanan disana. Sampai suatu saat saya ada kesempatan kesana karena kondangan ke Malang. Sengaja kami tak makan pagi di Malang biar nanti sekalian makan di tempat makan ini.

Rumah makan sendiri terbagi menjadi 2 tempat, bagian depan dan belakang. Nah yang belakang ini buat jaga jaga kalau yang depan penuh. Kebetulan karena bagian depan lagi penuh, kami dapat di bagian belakang. Saya pada awalnya mengira kok tempat makannya sepi ternyata karena demikian adanya.

Karena namanya memakai nama kepiting sebagai trademarknya maka kami juga memilih kepiting sebagai menu utama yang kami pesan. Jujur sih saya termasuk orang yang lebih suka udang daripada kepiting. Dalam benak saya, makan kepiting itu ribet dan njlimet. Sudah gitu rasa dagingnya pun tak seberapa enak terkecuali untuk kepiting soka ya. Namun karena dalam keadaan lapar, sepertinya hal sudah tak lagi menjadi soal.

Sambil menunggu pesanan, kami (yang muslim) menyempatkan solat Duhur di musola yang disediakan. Meskipun tak terlalu luas tapi nyaman karena angin sepoi sepoi yang berhembus di sekitar musola yang terbuat dari bambu itu.
Sekitar setengah jam, pesanan pun datang.

img-20160731-wa0000
Kiri – Reni, kanan – Wita

Sebelumnya pelayannya sudah memasang plastik di atas meja jadi nanti kalau kami (customer) mau coal-coel kepiting sampai berserakan tulang pun tak masalah karena tinggal ngangkat plastiknya dari meja.

Kepiting yang dipesan ada beberapa menu seperti kepiting lada hitam dan gulai kepiting. Jujur kepiting bumbu lada hitam ini juara banget rasanya, entah karena memang rasanya enak atau karena kami sedang kalap karena kelaparan. Yang pasti dalam waktu kurang dari setengah, hampir semua makanan yang datang sudah berpindah ke perut. Saya pun lupa kalau saya tak terlalu suka kepiting. Sepertinya Kepiting Cak Gundul ini suatu pengecualian.

Bagaimana tertarik untuk mencoba?

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s