PKL The Series : Pelecehan di Kereta

Di suatu pagi ketika gw mau mulai kerja.

Mas, aku mau cerita deh” anak PKL  cewek itu pagi pagi mau curhat.

apaan si? Pagi pagi gini juga“gw jawab.

masak tadi ada cowok di kereta gini gini” kata itu anak sambil mempraktekan meletakkan tangannga ke rok bagian belakang.

hah? Lu diapain itu? “

yagitu mas. Anunya dikeluarin dari celana. Aku geser di ikutan geser. Untungnya ada bapak bapak yang narik aku agak menjauh dari orang itu”

” kok lu ga teriak sih? Itu kan bentuk pelecehan.”

” ya gimana mas. Pas aku geser, ibu ibu yang di depanku pada kaget. “

” kaget? Kok ga pada dilaporin satpam sih?”

” kayaknya pada takut mas. Mukanya serem kayak kuli. Ibu ibunya pada kaget..wooo gede banget”

Di titik ini gw  ga bisa nahan ketawa ngakak. Ok. Sudah ketawanya.

lain kali kalau dia gangguin lagi, foto aja mukanya terus lu mention deh itu twitter krl biar pada tahu kelakuan bejatnya.” kata gw ke anak itu.

Beberapa  hari kemudian, ternyata itu anak cerita lagi kalau temannya pada liat cowok itu di kereta. Ya gw sih maklum anak itu takut mau teriak. Yang gw ga habis pikir, itu orang lain disitu yang pada lihat pada diam aja ngliat pelecehan yang jelas jelas di depan mata. Gw jadi mikir, jangan jangan gw kalau di posisi mereka juga sama. Diam seolah olah tak tahu apa apa.

Kelakuan orang itu jelas merupakan bentuk pelecehan seksual. Menurut laman k4health.org, pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks, dan perilaku lainnya yang secara verbal maupun fisik merujuk pada seks.

Apa yang mesti dilakukan?

Jika korban berani, sebaiknya teriak sekencang mungkin agar menarik perhatian jadi pelaku bisa ditangkap. Jika kasusnya sana anak PKL itu ya mungkin bisa turun di stasiun berikutnya terus lapor petugas. Opsi lain minimal foto aja muka pelaku terus sebar via medsos biar kapok.

Dunia memang sudah sakit.

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s