Isu Isu yang Digulirkan Pemerintah Tapi Tidak Jelas Pelaksanaannya

Dalam beberapa tahun ke belakang ada beberapa isu yang sempat jadi perhatian khalayak umum tapi tidak jelas apakah hanya sekedar “menepuk air tenang” atau memang ada kendala yang menghadang. Berikut ini beberapa isu tersebut.

Redominasi Rupiah
Sekitar dua atau tiga tahun yang lalu kita tentu pernah dengar hal ini. Rupiah  dipandang sebagai mata uang “sampah” karena jumlah 0 nya yang banyak. Idenya adalah menghilangkan 3 digit angka 0 sehingga penyebutan rupiah jadi lebih simpel.
Mungkin kita jadi akan dengar “1 dolar hari ini senilai 13 Rupiah” di berita berita. Paling ga,ga jomplang amat lah ya.
Banyak kalangan yang setuju dengan ide ini mengingat pada kenyataannya dilapangan banyak padagang yang menulis 000(ribu) dengan huruf “k” saja.
Tapi itu semua sekedar “abab”. Sekarang sudah ga ada gaungnya sama sekali.

Penyatuan Zona Waktu
Indonesia terbagi menjadi 3 zona waktu. Hal ini tentu sudah jadi rahasia umum. Lantas kenapa sempat ada ide penyatuan zona waktu? Tak lain adalah untuk menyamakan waktu dengan waktu daerah(negara) lain seperti Jepang, Singapura dan Korea sehingga pasar bursa saham jadi barengan bukanya.
Simpelnya kalau kita padagang telat buka lapak, yang ada konsumen sudah pada belanja ke lapak sebelah yang pada buka lebih dulu.
Selain itu, penyatuan zona waktu juga mempermudah komunikasi antara wilayah barat dan timur karena waktu yang sama menjadi ikut WITA.

Monoreil
Pak Sutiyoso sudah ancang ancang membangun monoreil dengan membangun beton di banyak jalan Jakarta. Sayangnya beliau tidak bisa lagi meneruskan proyek ini ketika masa jabatannya berakhir karena sudah 2x menjabat sebagai gubernur.
Ganti pak FB tapi tidak jelas kelanjutannya. Ganti lagi pak J dan A tapi tetep mangkrak karena biaya yang sangat besar untuk pembangunannya.
Yang saya heran, kalau ga punya dana lha kenapa dulu dibangun tiang pancangnya. Apa ga ada studi kelayakan baik teknis maupun anggaran multi yearnya? Mungkin hanya Tuhan yang tahu jawabnya.
Dalam teori anggaran ada yang namanya kerangka penganggaran jangka menengah yang artinya suatu proyek harus ada proposal anggaran untuk beberapa tahun sehingga tidak mangkrak pembangunannya karena kurang biaya.
Kelemahan pembangunan jaman sekarang adalah ganti pimpinan ganti kebijakan sehingga ketika ada proyek mangkrak maka tidak jelas siapa yang bertanggung jawab.

Ada yang mau nambahi?

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s