Duh Gusti – Stasiun Pondok Ranji

Lagi dan lagi saya mau nulis tentang KRL. Ya gimana lagi memang itu yang saya hadapi setiap hari. Untuk kali ini yang mau saya soroti adalah tentang stasiun Pondok Ranji.

Stasiun Pondok Ranji merupakan stasiun krl yang berada di jalur Tanah Abang -Serpong-Maja-Parung Panjang, tepatnya stasiun ketiga setelah Tanah Abang. Stasiun ini berada di sekitar Bintaro dan merupakan salah satu stasiun terpadat di jalur Tanah Abang-Serpong.

Nah masalah utama stasiun ini adalah pada jalan masuk dan keluarnya. Bagi yang sudah pernah lewat sini waktu jam pulang kantor pasti tahu. Jalan masuk dan keluar tepat berada di sebelah penyeberangan  pintu kereta (yang pasti akan padat dan macet) dan berada sebelum jembatan di atas jalan tol (jadi jalannya sempit). Masalah menjadi jadi ketika angkot justru ngetem di sekitar gitu juga. Emang iya disitu banyak calon penumpang tapi hambokyo jangan disitu juga ngetemnya.

Belum lagi dengan buanyaknya ojek. Entah kenapa ketika jam pulang kantor ojeknya kayak  membelah diri jadi berpuluh kali lipat daripada pagi atau siangnya. Sudah gitu mereka bisa keluar masuk lewat jalur di sebelah jalur parkir umum (saya ga tahu mereka bayar apa ga).

Ibu Airin ga ada keinginan buat mengatur sekitar situ po bu? Stasiunnya beneran sudah kayak pasar tumpah lo buk klo jam pulang kantor. Minimal angkotnya itu lo buk diatur. Baim puyeng bu tiap pulang kantor, sudah berdiri di kereta hampir sejam dari Kalibata masih ketemu kesemrawutan di Pondok Ranji ini.

Etapi itu wewenang PT KRL apa pemda Tangsel ya?

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s