Weekend Escape Bareng Tripmulu.com : Ujung Kulon

“Setiap hari ada senja, tapi tidak setiap senja adalah senja keemasan, dan setiap senja keemasan itu tidaklah selalu sama….Aku selalu membayangkan ada sebuah Negeri Senja, dimana langit selalu merah keemas-emasan dan setiap orang di negeri itu lalu lalang dalam siluet”- Seno Gumira Ajidarma

***

Jika di tahun 2015 saya bisa bebas kemana saja karena masih tugas belajar maka di tahun ini sepertinya kebebasan waktu saya sudah tak seperti dulu lagi karena mulai hidup 7 to 5 lagi buat ngantor. Jadinya kalau mau ngetrip cuma bisa di weekend atau kalau ada cuti bersama saja.

Di awal Januari ini, Umar ngajakin saya ke Ujung Kulon. Kebetulan juga saya emang pengen kesana karena ujung Timur pulau Jawa (Banyuwangi) sudah saya kunjungi tahun lalu. Cuma sepertinya Ujung Kulon kurang sesuai untuk solo traveling jadilah saya iyain aja ajakan ini.

Sebenarnya acara ini adalah acara temen temen kuliah saya waktu D3 yang pada melanjutkan ekstensi ke Salemba jadi yang lain  (termasuk saya) cuma numpang ngetrip saja.

Trip kali ini diawali dengan mepo di Plaza Semanggi. Karena pertimbangan waktu saya memilih langsung berangkat dari kantor di Kalibata.

Damn. Seperti yang udah udah saya selalu kecepatan. Saya nyampe jam 19.30 janjian jam 21.00 eh busnya baru datang jam 22.00.

Trip kali ini lumayan banyak peserta. Ada 21 peserta plus 3 orang dari organiser dari tripmulu.com. Jam 22.00 bus pun berangkat. Mungkin karena sudah capek kerja, begitu naik bus saya langsung ketiduran. Bahkan saya cuma ingat dibangunin kalau mau ke Indomaret sambil nungguin organiser nya ngambil fin (kaki katak buat snorkling). Selebihnya saya ketiduran sampai di Sumur (pos penyeberangan ke area Taman Nasional Ujung Kulon).

***

Pagi sebelum waktu subuh kami telah sampai di Sumur. Lantas kami beristirahat sejenak di rumah kapten kapal yang akan menemani perjalanan kami dua hari ke depan.

Setelah selesai solat subuh, kami sarapan dulu. Habis itu baru kami berangkat ke dermaga, naik perahu kecil per 6 orang untuk menuju perahu utama.

21

Tujuan pertama untuk kali ini adalah snorkling di  Badul. Area ini lumayan tenang ombaknya sehingga nyaman buat snorkling. Kekurangannya view karangnya kurang bagus. Hanya ada karang buatan yang belum jadi. Snorkling disini tidak terlalu lama, palingan cuma sejam kurang.

Setelah dari Badul kami beranjak ke Sungai Cigenter untuk naik kano. Dalam bayangan saya, kano yang dimaksud adalah naik kano atau perahu kecil sendiri sendiri. Tapi faktanya kano-ing ini adalah naik perahu kecil yang dikayuh bareng bareng.

Perahunya ada dua. Pertama perahu yang kecil cuma cukup untuk 6 orang dan  perahu kedua cukup untuk banyak orang.

Sialnya saya memilih perahu yang kecil. Kenapa saya katakan sial? Karena perahunya tidak stabil. Gerak sedikit saja perahunya goyang kekanan dan kiri sehingga jadi agak horor. Apalagi kami ga disuruh pakai pelampung.

Setelah selesai ber-kano-ing ria, barulah kami menuju spot snorkling  berikutnya di dekat pantai Peucang sambil makan siang di atas kapal. Perjalanan ke Peucang sekitar 2 jam sehingga kami pada memilih tidur di geladak (apa buritan ya) kapal.

Spot snorkling di peucang mempunyai view yang jauh lebih bagus daripada di Badul. Sayangnya, ombaknya cukup besar. Bahkan seorang teman sampai terbawa arus ombak ke arah yang menjauh dari kapal. Dan dia ga pake fin (kaki katak). Rasanya baru nyemplung bentar aja sudah capek karena arus yang cukup kuat sehingga kami memutuskan untuk menyudahi snorkling ini.

19.1

Di Peucang kami menginap di sebuah penginapan dengan tulisan “barak” yang membuat saya teringat barak di Cijantung waktu saya ikut samapta. Barak yang dimaksud disini ternyata sama aja kayak kamar biasa. Cuma satu kamar ada 4 kasur. Jadi bisa digunakan untuk 8 orang.

Saya sih sebenarnya ga masalah mau kamar kayak apa. Hanya saya paling ga bisa di kamar yang panas. Kamar yang kami pakai ini tidak memakai kipas angin. Jadi semalaman saya tidak bisa tidur nyenyak karena panas.

Sore itu rencananya kami mau naik perahu ke seberang untuk lihat badak tapi ndilalah air lagi surut jadi ga memungkinkan perahu bisa berlabuh ke seberang.

Rencana pun berubah. Kami hiking ke hutan sekitar 3,5 km untuk melihat sunset di pos yang dinamakan Karang Copong. Perjalanan sekitar 1 jam sampai disana. Sayangnya sore itu sunsetnya kurang bagus. Jam 6 sore kami balik ke penginapan.

***

Pagi berikutnya pun tiba.

Kami bergegas ke kapal untuk sarapan. Sarapannya lontong ayam ala kapten kapal.

Ga nyangka aja sih kapten yang berperawakan tinggi besar hitam dengan perut yang agak menyembul itu jago banget masaknya. Mungkin karena tuntutan pekerjaan sehingga dia harus bisa masak.

“kap, kalau di rumah yang masak siapa dong? ” teman saya iseng nanya.

” gantian sama istri. Tapi kalau dia (istri) masak ga saya makan, dia marah”jawab kapten sambil tertawa.

Setelah selesai sarapan kami pun bergegas ambil tas karena mau check out dan langsung berangkat ke spot yang hari sebelumnya belum jadi yakni di Cidaon untuk lihat badak. Sayang, kami belum beruntung. Tak ada satu pun badak yang menampakan diri pagi ini.

14

Lantas kami berpindah lagi ke spot untuk snokling lagi. Nama tempatnya adalah Cimayang. Kata guidenya disana nanti ada air terjunnya.

Emang bener sih ada air terjunnya. Cuman tingginya paling setinggi badan doang. Justru lebih menarik bermain ombak di pinggir pantainya. Waktu untuk disini cuman sekitar setengah jam karena akan berpindah ke spot dekat di Sumur.

Perjalanan dari Cimayang ke Sumur sekitar dua jam. Tak lain, kami pun tidur dengan pose sebisanya di perahu yang tak terlalu besar itu.

Sayangnya perjalanan panjang ini tak sesuai dengan harapan. Spot yang kami tuju berarus besar dan banyak sampah. Jadinya kami memilih mengakhiri trip kali ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jam 16.00 sore kami berangkat dari Sumur dan sampai di Slipi jam 22.30 disambung taksi ke Bintaro sampai jam 23.30 dan saya langsung tepar di kasur 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Weekend Escape Bareng Tripmulu.com : Ujung Kulon

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s