Mahalnya Makanan di Bandara

Pernah ga sih kamu makan di bandara, terus kesel karena harganya cenderung mahal. Kalau bagi yang banyak duit tentu itu bukan perkara tapi kalau bagi saya yang duitnya pas pasan, hal gini kadang ngeselin juga.

Terakhir saya di bandara bulan lalu waktu mau mudik ke rumah. Karena flightnya pagi banget jadi ga sempet beli sarapan di kosan. Nah kebetulan di terminal 1C Soetta ada restoran Indonesia yang jualan nasi goreng. Kirain harganya masih normal lah ukuran resto. Giliran mau bayar saya kaget. Nasi goreng pake telur, mie goreng, tempe dan teh manis jadi hampir Rp80.000. Muke gile!

Perasaan di resto fastfood semacam McD atau KFC aja palingan Rp50.000 udah lengkap.

Penyebab mahalnya di resto mungkin gini :

Pertama, sewa tempat mahal. Jadinya buat menutup cost, harga jual dinaikin. Kedua, resto di bandara menang di faktor Place atau tempat jadi mungkin ini juga yang buat mereka pasang harga seenak wudelnya. Ketiga, resto bandara tidak membutuhkan pelanggan setia karena emang orang datang dan pergi.

Bandara itu kan ibarat mukanya negara. First impression orang muncul disana. Kalau harga udah main getok aja, bisa bisa orang pada kapok datang. *eh cup bule pada kaya kali, kalau cuma segitu masih dianggap murah*

Kalau selisih dikit agak mahal masih bisa dimengerti tapi kalau mahalnya udah ga ketulungan apa YLKI ga bertindak? dear YLKI lindungilah konsumen yang duitnya pas-pasan kayak saya.

Bye.

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s