Batas Antara Benci dan Cinta : Durian

Pernah ga sih kamu menemukan orang yang dulunya benci jadi cinta? Atau sebaliknya cinta jadi benci?. Sekalipun hanya di sinetron atau FTV pasti sudahlah ya.

Benci dan cinta merupakan dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Karena benci orang bisa jadi cinta. Karena cinta pulalah, orang bisa jadi benci. Tsahh.

Begitu pula dengan yang satu ini, durian. Well, saya pernah sangat membenci durian. Entahlah menyium baunya saja sudah mau muntah. Sederhananya kalau ada orang makan permen rasa durian saja, saya udah kliyengan. Rasanya pengen saya teriak ke orang sebelah yang makan durian, “hei kampret buang ga lu tuh permen!”. Pernah suatu waktu temen saya sengaja ngerjain saya waktu mereka pesta durian di depan mata saya. Kucing!.

Kemudian negara api menyerang dan berubahlah kebencian saya pada durian. Awal 2012 saya pindah kerja ke Makassar. Nah pas awal saya kesana, saya nyari nyari kos atau kontrakan bareng kawan kawan saya. Kebetulan salah satu kawan ini asli orang Makassar nganterin kami kemana-mana sampai di daerah rumah tempat temannya si kawan ini. Lalu kami mampir.

Damn. Di rumah orang itulah penilaian terhadap durian berubah. Jadi kami disuguhi durian yang banyak banget. Sebenarnya saya sudah mulai pusing dan mual tapi ga sopan juga kalau saya ga nyoba karena sudah ngrepotin tuan rumah.

Magic. Kok ternyata ga seburuk yang saya kira buah durian itu. Rasanya ternyata enak. Nyesel saya menghujat durian sejak dulu :P.

Sejak itu saya jadi doyan durian. Gilanya lagi, teman teman yang sering dinas kerja ke Palopo (daerah di Sulsel yang merupakan surganya durian) sering bawa durian sekarung beras. Pesta durian pun tak terelakkan lagi.

So, dont judge durian dari baunya ya. Karena baunya suka menipu 🙂

Iklan

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s