Tour de Jatim Bali Part 1 – Malang

Yang namanya liburan emang ga ada matinya. Apalagi Indonesia ini seperti surganya tujuan wisata alam mulai dari gunung, danau, pantai, goa, sungai, pemandian air panas dan lain lain. Begitu pun dengan kulinernya dari sabang sampai merauke yang sangat beragam jenis dan cita rasanya.

Kali ini saya dan gank depecelebes broterhood (grup rekan-rekan sekantor) kembali memilih Jawa Timur tepatnya Banyuwangi sebagai tujuan JJMMS alias jalan jalan murah meriah sekali. Banyuwangi ini merupakan kabupaten yang letaknya paling ujung dari Jawa Timur.

jalurnya ngikutin jalurnya buatan buruh Rodi Belanda
jalurnya ngikutin jalurnya buatan buruh Rodi Belanda

Karena jarak Jakarta ke Banyuwangi sangat jauh bahkan jalan pantura Anyer-Panarukan buatan jaman kolonial pun sepertinya kalah, kami memilih Malang sebagai tempat persinggahan dengan pertimbangan kereta yang dari Jakarta hanya ada yang ke Malang. Kemudian kami berencana untuk melanjutkan perjalanan dengan bus

Kenapa kami memilih kesana? Karena Banyuwangi memiliki obyek wisata yang tiada duanya di Indonesia yaitu Taman Nasional Baluran (dikenal sebagai Afrikanya Indonesia) dan kawah Ijen yang dikenal dengan Blue Fire yang katanya cuma ada dua di dunia. Selain itu, Banyuwangi juga memiliki pantai pantai yang konon masih perawan ting ting.

Malang 17 September 2014

Bagi saya, ini merupakan pengalaman kedua mengunjungi Malang. Sebelumnya di April 2013 saya pernah kesini juga. Ceritanya bisa dilihat disini.

Untuk kesekian kalinya kami terpengaruh acara TV sehingga satu satunya tujuan kami untuk menghabiskan satu hari di Malang adalah di Museum Angkut. Alasan lainnya ya karena untuk obyek yang lain saya pernah kesana dan pertimbangan waktu yang hanya sehari.

Tahun lalu waktu kami ke Malang, tempat itu belum ada karena baru beroperasi Mei 2014. Berbekal info dari internet yang menyatakan Museum dibuka pukul 10 WIB kami sampai disana pukul 9 dengan pertimbangan 1 jam buat mandi dan bersih bersih karena dari stasiun kami langsung menuju kesana setelah makan di Bakso Presiden demi merayakan pesta demokrasi pemilihan presiden yang baru kelar (oke ini ga nyambung).

namanya juga sudah terkenal. mau rasanya kayak mana ya...
namanya juga sudah terkenal. mau rasanya kayak mana ya…

Ternyata Museum Angkut baru dibuka mulai pukul 12.00 jadilah kami menunggu 3 jam untuk bersantai. HTM per orang adalah Rp50.000 plus Rp10.000 kalau mau sekalian ke istana Topeng.

m3 m4

Sekali lagi saya terkagum kagum dengan pemilik Museum Angkut yang ternyata pemilik Jatim Park juga yang kreatif membuat wahana baru seperti itu. Yang saya ingat dari Museum Angkut adalah koleksi mobil jaman dulu dengan berbagai jenis dan merk, berbagai jenis kendaraan tradisional seperti sado yang ditarik sapi, berbagai macam becak dan stan dengan dekorasi berbagai negara.

m6 m7

Jika sudah lelah, kita dapat bersantai sejenak sambil menikmati kulineran ala berbagai daerah yang disetting seperti pasar apung.

Selain itu, masih ada istana topeng yang berisi koleksi topeng dan patung dari berbagai nusantara.

m8

Sebenarnya masih banyak yang ingin kami eksplor di Malang tapi karena keterbatasan waktu kami mesti segera berangkat ke tujuan utama kami BANYUWANGI.

Iklan

Satu pemikiran pada “Tour de Jatim Bali Part 1 – Malang

  1. Ping-balik: #Kondangtrip : Bromo – Kubikel Yusuf

Pengunjung yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s